Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

Kayu mangga

Kayu mangga ( Mangifera indica ) saat ini merupakan salah satu jenis kayu yang banyak digunakan sebagai bahan baku untuk membuat mebel. Pada awalnya kayu mangga ini digunakan sebagai substitusi kayu mahoni karena pada waktu itu tersedia dalam jumlah yang sangat banyak dengan harga yang sangat murah. Namun kemudian ternyata diketahui bahwa kayu ini memiliki penampilan serat dan warna yang indah sehingga banyak disukai oleh banyak orang. Dan sejak itu kemudian banyak permintaan dari para buyer yang menginginkan produk mebel dengan bahan baku kayu mangga.  Kayu mangga ini memiliki kekerasan yang medium dengan berat yang relatif ringan. Kayu ini secara fisik relatif mudah dibentuk dan ditangani dalam industri pembuatan mebel. Kayu ini memiliki tektur serat dan pori-pori yang tidak terlalu besar hampir seperti pori-pori pada kayu mahoni. Kayu ini memiliki serat dengan karakter yang sangat kuat dengan pola tidak teratur yang khas. Pola serat kayu mangga tidak teratur baik ben

kayu karet

Kayu karet ( rubberwood , hevea brasiliensis ) merupakan salah satu kayu yang digunakan dalam industri woodworking . Kayu karet banyak digunakan sebagai bahan baku mebel, pintu, jendela dan berbagai macam produk kayu lainya. Pohon karet sebenarnya ditanam dan dibudi dayakan untuk diambil getahnya sebagai bahan baku dalam industri karet. Pohon karet yang sudah melampui usia produktifnya ini kemudian ditebang dan kayunya dimanfatkan dalam indsutri woodworking . Penggunaan kayu karet dalam industri woodworking sebenarnya bukan merupakan hal yang mudah dilakukan. Kayu ini secara alami memilki getah yang harus dikeluarkan dulu supaya tidak mengganggu penggunaannya dalam industri woodworking . Pengolahan yang benar sangat dibutuhkan untuk mendapat kayu karet dengan kualitas yang baik. Kayu karet ini juga sangat rentan tehadap serangan jamur dan serangga pemakan kayu. Kayu yang sudah ditebang harus segera diproses supaya tidak terkena blue stain akibat serangan jamur. Pengol

kayu jati

Kayu jati ini merupakan salah kayu yang terbaik untuk digunakan sebagai bahan baku mebel atau bahan-bahan untuk produk kayu lainnya. Kayu jati ini banyak tumbuh di daerah asia, dan merupakan produk kayu unggulan dari Indonesia. Kayu jati banyak digunakan sebagai kerangka rumah, pintu, mebel, pagar, lantai kayu, dll. Kayu jati memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan jenis-jenis kayu yang lain. Antara lain: mudah ditangani, awet, tidak mudah retak dan memiliki penampilan serat dan pori yang sangat menarik. Kayu jati mengandung minyak didalamnya yang dikenal sebagai teak oil. Minyak ini membuat kayu jati menjadi awet karena tidak disukai oleh ulat atau serangga. Semakin tua usia kayu jati, maka semakin banyak kandungan minyak di dalamnya dan semakin baik kualitasnya. Kayu jati memiliki pola serat yang sangat menarik. Dia memiliki warna dasar coklat muda keemasan dengan karakter serat yang sangat kuat, dengan tektur serat dan pori yang dalam. Indonesia memili

kayu mahoni

Kayu mahoni ( mahogany ) merupakan salah satu jenis kayu yang sangat populer di industri kayu Indonesia.   Kayu mahoni ini sebenarnya bukan merupakan tumbuhan asli Indonesia, tetapi saat ini pohon mahoni sangat banyak tumbuh di Indonesia, terutama di daerah Jawa. Pohon mahoni sebenarnya juga banyak ditemukan di banyak tempat seperti di Afrika, Amerika latin dan beberapa tempat di Asia, namun popularitasnya mungkin tidak sebesar seperti di Indonesia. Kayu mahoni ini memiliki 3 spesies utama yaitu : Swietenia humilis, Swietenia mahagoni dan Swietenia macrophylla.  Kayu mahoni merupakan salah satu kayu yang favorit bagi para pelaku industri mebel di Indonesia karena suplai yang relatif mudah dan sifat-sifatnya yang sangat cocok untuk digunakan sebagai bahan baku mebel. Kayu mahoni ini memiliki kekerasan medium, mudah diolah, diukir dan dibentuk dengan mesin-mesin woodworking , dan memiliki penampilan yang sangat indah dan menarik.  Sifat fisik dari kayu mahoni bisa bervar

Kayu mindi

Pohon mindi atau mende wood , ( Melia azedarach L) ini banyak terdapat di Indonesia dan beberapa negara tropis seperti Burma dan India. Kayu mindi memiliki kekerasan yang sedang, sebenarnya merupakan kayu yang tidak terlalu kuat. Kayu ini tidak disarankan untuk digunakan sebagai bahan-bahan untuk keperluan struktural seperti kerangka bangunan atau rumah atau penggunaan yang membutuhkan kekuatan bahan. Kayu mindi ini merupakan kayu yang relatif mudah pecah, karena itu memerlukan proses pengeringan yang terkontrol untuk mencegah terjadinya penurunan kualitas kayu akibat pecah, retak atau kayu yang melengkung. Warna kayu:   Kayu mindi mempunyai warna dasar yang bervareasi mulai dari warna puti pada sap wood sampai dengan warna coklat kemerahan pada heartwood. Kayu ini memiliki serat serat dengan karakter yang sangat kuat dengan strip warna merah atau coklat tua pada seratnya. Kayu ini memiliki pori-pori yang besar dan dalam dengan permukaan yang kasar dan tekstur ser

kayu oak

Kayu oak ini merupakan salah satu kayu yang paling ideal untuk digunakan dalam industri woodworking . Kayu ini adalah kayu keras, kuat dan memiliki penampilan serat dan pori yang sangat menarik. Kayu ini banyak digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti: untuk bahan baku pembuatan mebel, lantai kayu, pintu, kitchen set, paneling, konstruksi, arsitektural design dan banyak produk komersial lainnya. Kayu ini memiliki pori dan tektur serat yang besar dan dalam yang sangat unik dan tidak tergantikan. Dengan finishing yang tepat, maka penampilan serat dan pori kayu ini dapat dimaksimalkan untuk menghasilkan penampilan yang unik dan menarik. Kayu oak memiliki warna dasar yang bervareasi mulai warna putih pada sapwood ke coklat muda kehijauan atau kemerahan pada heartwood . Industri woodworking di Amerika yang merupakan sumber utama kayu oak ini membedakan kayu oak menjadi 2 jenis yaitu: red oak dan white oak. Red oak secara mudah dapat dibedakan dari white oak dari s

Cat PU (polyurethane coating)

Cat jenis PU atau polyurethane coating merupakan salah satu jenis cat yang banyak digunakan dalam finishing untuk kayu. Menurut namanya maka yang dimaksud dengan polyurethane adalah bahan yang dihasilkan dari polimerisasi dari urethane . Urethane dihasilkan dari reaksi antara polyisocyanate dengan bahan yang mempunyai gugus hidroksil. Ada banyak resin yang mengandung gugus hidroksil antara lain: alkyd, castor oil, urea, acrylic, cellulose, polyester dan lain-lain. Karena itu maka ada banyak jenis polyurethane. Ada beberapa jenis cat   PU yang digunakan dalam industri wood finishing .   Beberapa jenis waterbased coating ada yang dibuat dari urethane, dan bisa juga dikategorikan sebagai cat PU . Selain itu ada juga bahan finishing tradisonal berupa minyak ( oil finish ) yang dibuat dari urethane yang kadang-kadang juga disebut sebagai PU oil (urethane oil ). Namun pada umumnya yang dinamakan sebagai cat PU adalah suatu jenis cat PU 2 komponen yang terdiri dari bahan PU da

Glaze untuk wood finishing

Glaze adalah salah satu jenis stain yang dibuat dengan aplikasi diantara clear coating. Glaze pada prinsipnya adalah suatu jenis wiping stain yaitu suatu stain yang dibuat untuk dapat diaplikasikan dengan cara dikuas atau dilap dengan mudah. Sebenarnya ada juga jenis wiping stain yang lain tetapi biasanya yang dimaksud dengan wiping stain adalah wood stain yang biasa diaplikasikan dengan cara di spray tetapi dimodifikasi supaya dapat diaplikasikan dengan cara dilap. Sedangkan glaze ini memang dibuat khusus untuk diaplikasikan dengan cara yang berbeda dan menghasilkan efek yang berbeda dengan stain yang lain. Salah satu sifat yang penting dari glaze adalah kemudahan untuk dilap atau dikuas sehingga dapat tertinggal di permukan dengan ketebalan tertentu sesuai kebutuhan. Glaze bisanya dibuat dari pigmen organik dengan ditambahkan suatu resin jenis alkyd dan suatu pelarut sejenis minyak yang tidak melarutkan sealer atau lacquer . Jadi glaze sangat mudah untuk dihapus atau di

stain untuk produk kayu

Stain adalah bahan finishing yang berfungsi untuk membentuk dan menentukan warna dari suatu finishing. Pada wood finishing, stain dapat dibedakan menjadi 2 yaitu wood stain yaitu stain yang digunakan untuk menghasilkan warna transparan dan base coat, primer atau paint yaitu stain yang digunakan untuk membentuk warna solid. Warna tranparan atau warna kayu atau warna melamine adalah warna finishing yang masih menampilkan warna dasar, pori-pori dan serat kayu. Sedangkan warna solid atau warna duco atau opaque color atau paint finish adalah warna finishing ketika bahan finishing yang digunakan menutupi seluruh permukaan kayu sehingga karakter kayu seperti warna dasar kayu, serat dan pori-pori kayu tertutup oleh stain yang digunakan. Wood stain                                                                               Wood stain adalah jenis stain yang digunakan untuk membentuk warna transparan pada kayu. Wood stain ini dapat dengan mudah dikenali dengan bentuk fisiknya