Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

Spray gun untuk wood finishing

Salah satu alat untuk aplikasi material finishing yang banyak dipakai dalam furniture finishing sampai sekarang adalah adalah spray gun. Spray gun merupakan salah satu alat yang paling baik untuk aplikasi bahan finishing karena alat ini dapat bekerja dengan menjalankan 2 fungsi sekaligus yaitu melakukan atomisasi terhadap material finishing dan mengarahkan bahan finishing untuk melapisi permukaan yang diinginkan. Dengan demikian, maka spray gun memberikan banyak  kelebihan yaitu antara lain: hasil pelapisan yang halus dan merata dan sangat fleksibel untuk diatur menyesuaikan  dengan kebutuhan dan kondisi pada saat aplikasi.  Jenis-jenis spray gun. Dengan telah berkembangnya teknologi finishing maka pada saat ini telah tersedia alat spray gun dengan berbagai macam dan jenis, mulai dari spray gun yang paling kecil dan sederhana seperti cup gun yang digunakan secara manual untuk ukuran produksi yang kecil sampai dengan alat spray otomatis yang digunakan untuk produksi skala besar. N

Thinner (pengencer)

Thinner adalah bahan untuk mengencerkan material finishing supaya menjadi encer dan lebih mudah diaplikasikan. Hampir semua bahan finishing membutuhkan thinner. Bahan finishing yang murni merupakan bahan padat atau pasta yang kental yang sangat sulit untuk dapat diaplikasikan. Karena itu ke dalam bahan finishing itu ditambahkan thinner sehingga menghasilkan suatu campuran yang lebih encer supaya bahan finishing tersebut dapat diaplikasikan dengan mudah.  Fungsi thinner Untuk mengatur (menurunkan ) viskositas bahan finishing Alat-alat untuk aplikasi bahan finishing membutuhkan batasan viskositas tertentu supaya bahan finishing tersebut dapat diaplikasikan dengan baik oleh alat tersebut. Air spray gun misalnya bisa bekerja dengan baik untuk material dengan viskositas sampai 16 – 17 detik (dengan pengukuran menggunakan Nk 2 cup), sedangkan HVLP spray gun hanya bisa bekerja dengan baik pada material dengan viskositas maksimal 14 detik saja. Pengaturan viskositas material tersebut

Pemilihan design dan konstruksi kayu

Untuk membuat produk kayu supaya lebih awet dan tahan lama, maka kita juga harus melakukan pemilihan konstruksi dan design yang benar. Prinsip utama dari pengaturan konstruksi dan design terutama didasarkan pada tujuan utama untuk menjaga supaya kadar air dalam kayu tetap stabil (dalam kondisi kering) dan sedapat mungkin menjauhkan kayu dari musuh biologisnya yaitu serangga, jamur atau bakteri. Berikut ini hal-hal yang secara konstruksional bisa dilakukan untuk membuat kayu dapat lebih awet. Usahakan end grain (ujung serat kayu) untuk berada dalam keadaan tertutup atau terlindung dari air. Ujung kayu yang terbuka dan terkena air akan menyerap air sehingga kayu akan dapat menjadi basah dengan cepat. Hal ini perlu diantisipasi dengan cara menutup dan memberi pelindungan ujung kayu di bagian atas, sehingga dapat terlindung dari tetesan air.  Sebaliknya Ujung kayu yang berada di bagian bawah bisa dimanfaatkan sebagai tempat untuk mengalirkan air yang berada di da