Langsung ke konten utama

lantai kayu

Lantai kayu saat ini merupakan salah satu pilihan dari ruangan atau bangunan di masa kini yang sangat menarik untuk dipertimbangkan. Dibandingkan dengan lantai yang lain, tentu saja lantai kayu akan dapat memberikan sentuhan dan rasa yang tersendiri dan berbeda dengan lantai dari bahan yang lain. Nah kali ini kami akan berbagai informasi mengenai lantai kayu. 

Keunggulan lantai kayu.

Dibandingkan dengan lantai dari keramik  traso, marmer, semen atau bahan yang lain, lantai kayu mempunyai beberapa keunggulan yaitu antara lain :
  •  kayu memberikan kesan alami
Kayu merupakan bahan alam yang mengingatkan manusia dengan hutan, tumbuhan dan kesegaran. Karena itu lantai kayu akan membuat ruangan berkesan lebih segar, fresh dan "green". Lantai kayu akan membawa kesan country (desa), segar dan alami yang saat ini banya dirindukan oleh orang-orang kota yang sibuk dengan aktivitas sehari-hari yang bising dan melelahkan
  • kayu merupakan insulator yang baik
Kayu sebagai lantai akan membuat suhu lantai yang lebih hangat. Lantai kayu yang dipasang di atas konstruksi semen akan bisa berfungsi sebagai insulator dan tidak meneruskan perubahan panas dingin tanah dengan cepat. Berbeda dengan lantai dari bahan marmer atau keramik yang cenderung lebih dingin karena meneruskan suhu dari tanah dibawahnya, lantai kayu akan membuat suhu lantai akan lebih dekat dengan suhu udara ruangan karena kayu merupakan insulator dan tidak meneruskan suhu tanah di bawahnya.
  • kayu bisa menjadi arbsorber 
Secara umum lantai kayu tidak sekeras lantai keramik atau marmer. Kayu merupakan bahan yang lebih soft sehingga lantai kayu akan bisa menjadi arbsorber yang lebih baik deinadingkan dengan lantai dari bahan konstruksi lainnya.

Kelemahan dari lantai kayu

Namun perlu diketahui juga, selain keunggulan-keunggunlannya tersebut lantai kayu juga memiliki beberapa kelemahan yang harus diantisipasi apabila kita akan menggunakannya. Berikut ini beberapa kelemahan lantai kayu 
  • lantai kayu lebih susah dibersihkan
Lantai kayu yang dipasang di atas konstruksi semen akan meninggalkan rongga di antara semen dan lapisan kayu. Karena itu selalu ada resiko debu atau kotoran masuk ke dalam rongga tersebut. Untuk membersihkan lantai kayu sebaiknya disediakan vacuum cleaner untuk menyedot debu yang tertinggal di lantainya. 
lantai kayu juga lebih susah dibersihkan apabila terkena cairan kotor. cairan yang kotor atau berwarna akan meresap ke dalam tektur dan pori kayu dan meninggalkan noda yang susah dibersihkan. 
  • lantai kayu tidak tahan terhadap air dan kelembaban yang tinggi
Kayu merupakan bahan yang tidak tahan air, apabila kayu terpapar oleh air dalam waktu yang lama, maka akan mengundang banyak masalah. Air yang menggenang dalam waktu yang lama akan bersiko terserap oleh kayu dan membuat masalah seperti jamur, bakteri atu bahkan merusak konstruksi dan bentuk kayu. Lantai kayu juga tidak tahan terhadap kondisi yang lembab, kelembaban yang tinggi bisa mengundang jamur atau bakteri untuk menempel pada kayu dan merusakkannya. 
  • Kayu rentan terhadap serangan serangga
Lantai kayu juga beseriko terkena serangan rayap dan serangga perusk kayu. Meskipun pada umumnya lantai kayu sudah diproses dengan proses untuk membuatnya tahan terhadap rayap dan serangga, namun tetap ada resiko masih dimakan rayap karena secara alamiah kayu adalah makanan serangga. Untuk megatasi hal ini, maka selalu bersihkan lantai kayu secara berkala, jangan sampai ada tanah yang tertinggal di permukaan atau diantara lantai karena akan bisa mengundang rayap untuk datang dan memulai kehidupannya di situ

Macam-macam lantai kayu

Ada beberapa jenis lantai kayu yang saat ini tersedia dan bisa dipilih untuk digunakan.
  • lantai kayu dari kayu solid
lantai kayu ini dibuat dari potongan-potongan atau papan kayu solid dengan ukuran yang seragam. Biasanya ukuran papannya sempit dan panjang. Kayu ini kemudian bisa dipasang di lantai dengan pola yang diinginkan






  • Lantai kayu dari laminasi (parquet)
Lantai kayu ini biasa juga dinamakan sebagai parquet atau dibuat dari laminasi potongan-potongan kayu dengan ukuran kecil-kecil yang dilaminasi (ditempelkan). Lantai kayu ini biasanya memiliki ukuran yang lebih lebar karena dengan sistem laminasi ini, maka ukuran lebar papan bisa dibuat lebih besar.  lantai kayu ini secara alamiah akan menghasilkan penampilan yang lebih ramai, hidup dan menarik. Dengan sistem pengeleman yang baik, maka parquet ini bisa lebih stgabil daripada papan kayu solid, karena itu bisa dibuat dengan ukuran yang lebih besar baik panjang atau lebarnya.




  • lantai kayu dari veneer
Lantai kayu dari veneer ini dibuat juga dari kayu yang dilaminasi, namum di permukaannya ditempeli dengan veneer dari kayu dengan penampilan yang indah dan menarik. Dengan harga veneer yang relatif murah, maka bisa didapatkan lantai kayu dengan penampilan seperti kayu dengan pilihan yang hampir tidak terbatas. 


                                              


Finishing untuk lantai kayu

untuk menghasilkan lantai kayu dengan kualitas yang baik, stabil, maka biasanya lantai kayu ini dilapisi lapisan finishing pada saat dipasarkan. Lantai kayu yang terbuat dari papan tipis, mungkin masih ada yang dipasarkan dalam kondisi unfinish. namun lantai kayu dari parquet dan veneer hampir semuanya dipasarkan dengan keadaan finished. Finishing yang paling direkomendasikan untuk lantai kayu adalah dengan menggunakan UIV coating (cat UV). cat UV yang bisa memberikan lapisan finishing yang kuat, tahan gores, tahan bahan kimia, tahan panas akan bisa memberikan pelindungan yang dibutuhkan oleh lantai kayu.  Selain itu cat UV yang sudah kering adalah bahan yang relatif aman, tidak mengeluarkan solvent atau bau lagi sehingga membuat ruangan menjadi aman. Untuk informasi mengenasi cat UV ini silakan dilihat di sini : UV coating
Finishing lain yang mungkin bisa digunakan adalah finishing jenis 2 komponen seperti PU yang relatif kuat dan bisa melindungi lantai dengan baik. Finishing ini biasanya dipilih apabila dibutuhkan refinishing pada lantai kayu, karena keterbatasan dalam aplikasi cat UV