Langsung ke konten utama

Postingan

waterbase finish

Waterbase   finish adalah sistem finishing yang menggunakan bahan finishing jenis waterbased secara full sistem. Mulai dari wood filler , stain dan coating semuanya menggunakan bahan finishing jenis waterbase . Waterbase   finish saat ini semakin berkembang terutama didorong oleh karena semakin besarnya tuntutan terhadap penggunaan bahan finishing yang ramah lingkungan selain oleh semakin tingginya harga solvent . Beberapa negara seperti China dan negara-negara Eropa bahkan telah membatasi penggunaan bahan-bahan solvent . Hal ini tentu saja telah mendorong perkembangan teknologi bahan finishing waterbase . Pada saat pertama kali diperkenalkan pada tahun 1970an, cat waterbase  ini mempunyai banyak kelemahan antara lain: proses pengeringan yang relatif sulit, penampilan dan warna yang cenderung cloudy , harga yang relatif mahal, dan berbagai macam kendala lainnya. Namun dengan banyak riset-riset yang dilakukan dan perkembangan teknologi di industri finishing maka cat waterbas
Postingan terbaru

Finishing room (ruang finishing) pada pabrik mebel

Untuk bisa melakukan proses finishing dengan benar, maka dibutuhkan fasilitas finishing yang memadai. Fasilitas untuk proses finishing ini kita namakan sebagai finishing room atau ruang finishing. Fasilitas utama dari finishing room adalah adanya ruangan itu sendiri atau tempat yang cukup memadai untuk melakukan proses finishing. Ruangan tersebut tentunya harus memenuhi standard ruangan gudang atau ruang produksi pada umumnya yaitu: cukup lega, terang, kuat, aman, terlindung dari panas, hujan, angin atau masalah-masalah lainnya. Sebagai tempat untuk melakukan proses finishing maka finishing room juga membutuhkan alat-alat dan fasilitas yang dibutuhkan untuk melakukan proses finishing. Berikut ini adalah kondisi yang dibutuhkan oleh finishing room berikut dengan alat-alat dan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkannya. 1. Penerangan yang memadai. Proses finishing membutuhkan sinar yang baik untuk bisa berfungsi secara optimal. Finishing selalu berkaitan erat dengan pewarnaan, sedangkan wa

Viskositas, Solid Content dan Volum Solid Content

Viskositas (kekentalan)  Viskositas atau viscosity merupakan salah satu ukuran dari kekentalan dari suatu bahan. Viskositas sebenarnya merupakan ukuran yang dikenal dalam teknik fisika atau teknik kima dan mempunyai satuan gram/cm.dt (poise) atau lbf/ft.hr.  Dalam industri finishing, maka pengukuran terhadap viskositas merupakan hal yang seringkali dilakukan untuk mengetahui kondisi dari suatu bahan finishing terutama untuk bahan finishing yang membantuk lapisan film yaitu selar, top coat dan paint. Cara pengukuran viskositas ada bermacam-macam, tetapi yang banyak dipakai untuk mengukur viskositas bahan finishing adalah dengan suatu alat yang berbentuk cangkir (cup) yang mempunyai ukuran volume tertentu dan mempunyai suatu lubang pengeluaran (orifice) dengan ukuran diameter tertentu dibagian bawah. Alat ini disebut dengan viscosity cup. Ada bermacam-macam viscosity cup, yang paling dikenal dalam industri finishing mebel adalah Ford cup, Zahn cup dan Nk cup. Masing-masing alat tersebut

High gloss finish

Salah satu jenis finishing yang banyak ditemukan pada produk mebel atau produk kayu lainnya adalah finishing dengan gloss yang tinggi (high gloss finish). High gloss merupakan jenis finishing yang diinginkan oleh banyak orang sampai sekarang. High glosss finish dengan lapisan film yang tebal pada produk-produk yang cocok akan memberikan kesan elegan, mewah dan mahal. Finishing dengan gloss tinggi ini lebih cocok untuk diterapkan pada produk-poduk dengan model yagn simple atau kontemporer. Produk dengan bentuk yang komplek dengan banyak ukiran tidak terlalu cocok dengan finishing yang glossy karena akan membuat penampilan yang terlalu ramai.  warna hitam dengan high gloss  Bagaimana gloss dibentuk  Pada prinsipnya gloss yang tinggi dibentuk dari ketebalan lapisan film dan kerataan permukaan. Dulu pada saat finishing dilakukan dengan bahan-bahan finishing tradisional maka gloss dari suatu finishing sangat ditentukan oleh ketebalan dari lapisan film yang melapisi permukaan.  Semakin halus

gloss pada wood finishing

Salah satu “finishing look” atau penampilan finishing yang sangat penting pada finishing adalah gloss atau sheen. Gloss atau sheen adalah ukuran mengkilat dari suatu permukaan. Suatu permukaan dikatakan memiliki gloss yang tinggi apabila permukaan sangat mengkilat atau artinya permukaan tersebut memantulkan sebagian besar dari sinar yang diterimanya. Sebaliknya suatu pemukaan dikatakan memiliki gloss yang rendah apabila permukaan tersebut menyerap sebagian besar sinar yang diterimanya dan memantulkan sebagian kecil saja dari sinar yang diterimanya. Pada jaman dulu orang mungkin lebih banyak menginginkan finishing dengan penampilan yang mengkilat atau gloss yang tinggi, namun saat ini banyak juga orang yang menyukai finishing dengan gloss yang rendah. Finishing dengan penampilan gloss yang tinggi dinamakan finishing gloss atau glossy, sedangkan finishing dengan gloss yang rendah disebut sebagai finishing doff atau matt. Pengukuran gloss pengukuran gloss dengan glosmeter Gloss dari sau

Bahan-bahan finishing tadisional

Yang dimaksud dengan bahan-bahan finishing tradisional adalah bahan-bahan finishing yang digunakan pada jaman dulu yaitu saat belum ditemukan bahan finishing modern yaitu cat ( coating) . Pada saat itu spray gun yang sekarang merupakan alat yang paling populer untuk aplikasi bahan finishing masih belum ditemukan. Bahan-bahan finishing tradisional tersebut masih diaplikasikan dengan cara dikuas, dioleskan atau dilap. Meskipun sebagian besar proses finishing pada saat ini sudah dikerjakan dengan bahan-bahan modern dan menggunakan alat-alat modern, tetapi ternyata masih ada juga permintaan suatu produk mebel dengan finishing menggunakan bahan-bahan finishing tradisional. Karena kenyataannya proses finishing dengan menggunakan bahan-bahan finishing tradisional tersebut menghasilkan penampilan yang unik yang tidak bisa ditiru secara persis dengan proses finishing menggunakan bahan-bahan finishing modern yang ada saat ini. Beberapa bahan-bahan finishing tradisional yang masih dipakai sekara

Outdoor wood finish

Seperti juga produk-produk kayu untuk indoor, produk-produk  kayu untuk outdoor juga membutuhkan lapisan finishing. Finishing untuk outdoor membutuhkan spesifikasi yang berbeda dengan finishing untuk indoor. Finishing  outdoor selain bisa memberikan keindahan pada produk kayu, juga harus bisa memberi perlindungan pada kayu dalam menghadapi cuaca luar ruangan. Sinar matahari, perubahan cuaca, air hujan atau embun, perubahan suhu dan bahkan abrasi dari angin dan air hujan merupakan faktor-faktor dari kondisi luar ruangan yang merusak, membuat warna menjadi pudar dan kayu menjadi aus. Produk-produk outdoor juga lebih rentan terhadap serangan bakteri, jamur dan bahkan juga serangga yang akan merusak kayu. Karena itu maka dia membutuhkan finishing tepat untuk bisa memberikan perlindungan yang maksimal. Finishing material untuk poutdoor ini diformulasi secara khusus. Pigmen, resin dan bahan-bahan yang digunakan dipilih dari jenis yang tahan terhadap sinar matahari. Clear coating untuk outdoo